KeutamaanAbu Hurairah Menurut Para Ulama Tentu sebagian besar kaum muslimin telah sering mendengar nama salah seorang shahabat yaitu Abu Hurairah KumpulanDoa Dan Motivasi Hijrah, Madinah, Ibb, Yemen. 2,194 likes. Kumpulan Doa Doa dan Kata Kata Bijak Suatu pelajaran yang bisa kita ambil dari hadits Jabir bin Sulaim adalah perintah untuk mudah memaafkan orang lain. 📢 Dari Abdullah bin Mas'ud رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda: KumpulanHadits. Sumber konten data [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Abu Kuraib], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah] dari [Al A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir bin Abdullah] katanya; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan kelima shalat bagaikan sungai yang mengalir deras di pintu salah Aku lihat di sana Amr bin Luhaiy (di Jahannam), dialah orang yang menjadikan hewan-hewan sebagai sawaib4. Dalam hadits Jabir, Rasulullah ﷺ bersabda menjelaskan, Aku juga melihat si pemilik mihjan5 menarik ususnya di neraka. Dahulu dia sering mencuri bekal orang-orang yang menunaikan haji dengan ujung tongkatnya. Vay Nhanh Fast Money. Hadits Muslim Nomor 2855 حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ قَالُوا جَمِيعًا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمُحَاقَلَةِ وَالْمُزَابَنَةِ وَالْمُخَابَرَةِ وَعَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ وَلَا يُبَاعُ إِلَّا بِالدِّينَارِ وَالدِّرْهَمِ إِلَّا الْعَرَايَا و حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ وَأَبِي الزُّبَيْرِ أَنَّهُمَا سَمِعَا جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُا نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ بِمِثْلِهِ Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah] dan [Muhammad bin Abdullah bin Numair] serta [Zuhair bin Harb] mereka semua berkata; Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari [Ibnu Juraij] dari ['Atha`] dari [Jabir bin Abdullah] dia berkata; Rasulullah Shallallu 'alaihi wa sallam melarang jual beli muhaqalah dan muzabanah serta mukhabarah, melarang jual beli buah hingga kelihatan jelas matangnya, melarang jual beli melainkan dengan dinar dan dirham uang tunai kecuali jual beli 'araya. Dan telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Humaid] telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Ashim] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] dari ['Atha`] dan [Abu Zubair] bahwa keduanya pernah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata; "Rasulullah Shallallu 'alaihi wa sallam melarang…" kemudian dia menyebutkan hadits yang sama. Hadits Bukhari Nomor 2649 حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَقِيلٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْمُتَوَكِّلِ النَّاجِيُّ قَالَ أَتَيْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيَّ فَقُلْتُ لَهُ حَدِّثْنِي بِمَا سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَافَرْتُ مَعَهُ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ قَالَ أَبُو عَقِيلٍ لَا أَدْرِي غَزْوَةً أَوْ عُمْرَةً فَلَمَّا أَنْ أَقْبَلْنَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَتَعَجَّلَ إِلَى أَهْلِهِ فَلْيُعَجِّلْ قَالَ جَابِرٌ فَأَقْبَلْنَا وَأَنَا عَلَى جَمَلٍ لِي أَرْمَكَ لَيْسَ فِيهِ شِيَةٌ وَالنَّاسُ خَلْفِي فَبَيْنَا أَنَا كَذَلِكَ إِذْ قَامَ عَلَيَّ فَقَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا جَابِرُ اسْتَمْسِكْ فَضَرَبَهُ بِسَوْطِهِ ضَرْبَةً فَوَثَبَ الْبَعِيرُ مَكَانَهُ فَقَالَ أَتَبِيعُ الْجَمَلَ قُلْتُ نَعَمْ فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ وَدَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَسْجِدَ فِي طَوَائِفِ أَصْحَابِهِ فَدَخَلْتُ إِلَيْهِ وَعَقَلْتُ الْجَمَلَ فِي نَاحِيَةِ الْبَلَاطِ فَقُلْتُ لَهُ هَذَا جَمَلُكَ فَخَرَجَ فَجَعَلَ يُطِيفُ بِالْجَمَلِ وَيَقُولُ الْجَمَلُ جَمَلُنَا فَبَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوَاقٍ مِنْ ذَهَبٍ فَقَالَ أَعْطُوهَا جَابِرًا ثُمَّ قَالَ اسْتَوْفَيْتَ الثَّمَنَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ الثَّمَنُ وَالْجَمَلُ لَكَ Telah bercerita kepada kami [Muslim] telah bercerita kepada kami [Abu 'Aqil] telah bercerita kepada kami [Abu Al Mutawakkil An-Najiy] berkata; Aku menemui [Jabir bin 'Abdullah Al Anshoriy] lalu aku katakan kepadanya "Ceritakanlah kepadaku apa yang kamu dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam". Dia berkata "Aku pernah bepergian bersama Beliau dalam suatu perjalanan safar yang Beliau lakukan". Abu 'Aqil berkata "Aku tidak tahu apakah perjalanan untuk peperangan atau 'umrah"."Setelah kami hampir akan kembali, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda "Siapa yang ingin bersegera menemui keluarganya silakan". Jabir berkata "Maka kami kembali dimana aku mengendarai untaku yang warnanya merah kehitaman dan sangat lambat. Sementara itu orang-orang ada di belakangku. Ketika dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menghampiriku dan bersabda kepadaku "Wahai Jabir, berhentilah sebentar". Lalu Beliau mecambuk untaku dengan cemeti sekali cambuk, hingga untaku melompat dari posisinya. Kemudian Beliau berkata "Apakah kamu akan menjual unta ini?" Aku jawab "Iya". Setelah kami sampai di Madinah dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memasuki masjid di tengah-tengah kerumunan para sahabat dan akupun masuk mengikuti Beliau dan aku telah mengikat unta di tempat penambatannya maka aku berkata kepada Beliau "Ini unta Tuan". Maka Beliau keluar lalu menuntun unta itu seraya berkata "Unta ini adalah unta kita". Lalu Beliau mengirim beberapa awaq mata uang berupa emas dan berkata "Berikan emas ini kepada Jabir". Kemudian Beliau berkata "Apakah kamu sudah menerima uang penjualannya? Aku katakan 'Ya, sudah". Lalu Beliau berkata "Uang itu dan unta buat kamu". Hadis Jabir bahasa Arabحَدیث جابِر adalah hadis nabawi yang digunakan oleh muslim Syiah untuk membenarkan dan menjelaskan nama-nama Imam. Perawi hadis ini adalah Jabir bin Abdullah al-Anshari. Nabi Muhammad saw menjelaskan nama-nama 12 imam syiah dan gelar Imam ke-5. Teks Hadis Setelah turunnya ayat itha’ah [catatan 1] Jabir bin Abdullah Anshari bertanya kepada Nabi Muhammad saw Wahai Rasulullah saw!Kami mengenal Tuhan dan Rasul-Nya, kami juga perlu untuk mengenali ulul amri kami. Nabi bersabda Mereka adalah penggantiku dan para Imam Kaum muslimin setelahku, pertama dari mereka adalah Ali bin Abi Thalib as dan kemudian secara berurutan adalah Hasan as, Husain as, Ali bin Husain as, Muhammad bin Ali as yang di Taurat dikenal dengan Baqir dan ketika kamu tua, kamu akan melihatnya, setiap kali kamu melihatnya, sampaikan salamku untuknya. Setelah Muhammad bin Ali, sesuai urutan Ja’far bin Muhammad, Musa bin Ja'far, Ali bin Musa, Muhammad bin Ali, Ali bin Muhammad, Hasan bin Ali dan setelahnya, putranya yang memiliki nama dan kunyah sepertiku. Ia akan ghaib dalam pandangan masyarakat dan ghaibnya akan lama, hal ini akan membuat orang-orang yang hanya memiliki keimanan yang kuat saja yang akan meyakininya. [1] Perawi Hadis ini diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah Anshari dari Rasulullah saw. Oleh sebab itu, hadis ini terkenal dengan nama hadis Jabir. Dalam hadis ini, dijelaskan tentang nama-nama dari setiap Imam-imam Syiah. Ketika Nabi menyebut nama Imam ke-5, beliau mengisyaratkan kepada lakabnya Baqir dan meminta kepada Jabir supaya menyampaikan salam beliau kepada Imam Baqir as saat ia betemu dengannya. Dalam hadis ini juga dijelaskan kegaiban Imam Zaman yang panjang dan Imam Zaman diibaratkan seperti matahari yang berada dibalik awan. [2] Sumber Referensi Hadis Hadis ini terdapat dalam beberapa sumber-sumber referensi Syiah seperti Kifayah al-Atsar, [3] Kamal al-Din wa Tamam al-Ni'mah [4], Bihar al-Anwar [5] dan juga sebagian sumber referensi Ahlusunah seperti Yanābi’ al-Mawadah [6]. Sebagian mufasir Syiah menjelaskan hadis ini dalam pembahasan ayat itha’ah. [7] Catatan Kaki ↑ Thabrisi, I’lām al-Wara, 1417 H, jld. 2, hlm. 182; Yanābi’ al-Mawaddah, 1422 H, jld. 3, hlm. 398-399. ↑ Thabrisi, I’lām al-Wara, 1417 H, jld. 2, hlm. 181-182. ↑ Khazar Razi, Kifāyah al-Atsār, 1401 H, hlm. 54-55. ↑ Shaduq, Kamaluddin wa Tamam an-Ni'mah, jld. 1, hlm. 253-254. ↑ Majlisi, Bihār al-Anwār, 1403 H, jld. 36, hlm. 251. ↑ Qunduzi, Yanābi’ al-Mawadah, 1422 H, jld. 3, hlm. 398-399. ↑ Bahrani, al-Burhān, 1416 H, jld. 2, hlm. 103-104; Faidh Kasyani, al-Asfā, 1418 H, jld. 1, hlm. 217; Thaib, Athyab al-Bayān, 1378 S, jld. 4, hlm. 116; Syarif Lahiji, Tafsir Lahiji, 1373 S, jld. 1, hlm. 496; Qumi, Masyhadi, Kanz al-Daqāiq, 1415 H, jld. 3, hlm. 438; Arusi Huwaizi, Nur al-Tsaqālain, 1422 H, jld. 3, hlm. 398-399. ↑ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah rasul-Nya dan ulil amri para washi Rasulullah di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah Al-Qur’an dan rasul, jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya. QS. An-Nisa 59 Daftar Pustaka Arusi Huwaizi, Abdu Ali bin Jumah. Tafsir Nur ats-Tsaqalain. Peneliti Sayid Hasyim Rasuli Mahallati. Qom Inyisyarat Ismailiyan, 1415 H. Bahrani, Sayid Hasyim. Al-Burhan fi Tafsir al-Quran. Peneliti Qismu al-Dirasat al-Islamiah Muassasah al-Bi'tsah. Teheran Bonyad Bi'tsat, 1416 H. Faidh Kasyani, Muhsin. Al-Ashfa fi Tafsir al-Quran. Peneliti Muhammad Husain Dirayati dan Muhammad Ridha Ni'mati. Qom Markaz Intisyarat Daftar Tablighat Islami, 1418 H. Khuzai Razi, Ali bin Muhammad. Kifāyah al-Atsar fi an-Nash 'ala al-Aimmah al-Itsna Asyar. Editor Abdul Latif Husaini Kuhkamari. Qom Bidar, 1401 H. Majlisi, Muhammad Baqir. Bihār al-Anwār. Beirut Dar Ihya al-Turats al-Arabi, 1403 H. Qummi Masyhadi. Kanz ad-Daqāiq wa Bahr al-Gharāib. Peneliti Husain Dargahi. Teheran Sasman Chab wa Intisyarat Wizara Irsyad Islami, 1368 HS. Qunduzi, Sulaiman binIbrahim. Yanābi' al-Mawaddah li Dzawi al-Qurba. Qom Uswah, 1422 H. Syaikh Shaduq, Muhammad bin Ali. Kamāluddin wa Tamām an-Ni'mah. Editor Ali Akbar Ghaffari. Teheran Islamiah, 1395 H. Syarif Lahiji, Muhammad bin Ali. Tafsir Lahiji. Peneliti Muhaddis Armawi. Teheran Daftar Nasyr Dad, 1373 HS. Thabrisi, Fadhl bin Hasan. I'lām al-Wara bi A'lām al-Huda. Qom Al al-Bait, 1417 H. Thayyib, Sayid Abdul Husain. Ahtyab al-Bayān fi Tafsir al-Quran. Teheran Intisyarat Islam, 1378 HS. vte ImamahPara Imam Imam Ali as • Imam Hasan as • Imam Husain as • Imam Sajjad as • Imam Muhammad al-Baqir as • Imam Ja'far al-Shadiq as • Imam Musa al-Kazhim as • Imam Ridha as • Imam Muhammad al-Jawad as • Imam Ali al-Hadi as • Imam Hasan al-Askari as • Imam Mahdi asAyat Ayat Wilayah • Ayat Ujian Nabi Ibrahim as • Ayat Ulil Amri • Ayat Ikmal • Ayat Tabligh • Ayat ShadiqinHadis Hadis Tsaqalain • Khutbah al-Ghadir • Hadis Wishayat • Hadis Manzilah • Hadis Yaum al-Dar • Hadis Man Mata • Hadis Silsilah al-Dzahab • Ziarah Jami'ah Kabirah • Hadis al-Khilafah • Hadis Safinah • Hadis Dua Belas Khalifah • Hadis al-Lauh • Hadis Wilayah • Hadis JabirPeristiwa Peristiwa Ghadir • Peristiwa Saqifah Bani Sa'idahBuku Al-Ghadir • 'Abaqat al-Anwar • Al-Muraja'at • Al-Nash wa al-Ijtihad • Ihqaq al-Haq wa Izhaq al-Bathil buku • Malam-malam di Peshawar • Itsbat al-Hudat • Minhaj al-Karamah • Al-Hidaya al-Kubra • Al-Khara'ij wa al-Jara'ih • Al-Ifsah fi l-imama • Dala'il al-Imamah • Al-Sirat al-Mustaqim ila Mustahiqqi al-TaqdimAkidah Ishmah • Wilayah • Ilmu Ghaib • Kegaiban • Kemunculan Imam Mahdi as • Kepemimpinan Dua Belas Imam • Ahlulbait as • KhilafahHal-hal yang berkaitan Tawalli • Tabarri • Mahdawiyyah • Raj'ah • Ulul Amr Hadits Muslim Nomor 2664 حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ هَلَكَ وَتَرَكَ تِسْعَ بَنَاتٍ أَوْ قَالَ سَبْعَ فَتَزَوَّجْتُ امْرَأَةً ثَيِّبًا فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا جَابِرُ تَزَوَّجْتَ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ فَبِكْرٌ أَمْ ثَيِّبٌ قَالَ قُلْتُ بَلْ ثَيِّبٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَهَلَّا جَارِيَةً تُلَاعِبُهَا وَتُلَاعِبُكَ أَوْ قَالَ تُضَاحِكُهَا وَتُضَاحِكُكَ قَالَ قُلْتُ لَهُ إِنَّ عَبْدَ اللَّهِ هَلَكَ وَتَرَكَ تِسْعَ بَنَاتٍ أَوْ سَبْعَ وَإِنِّي كَرِهْتُ أَنْ آتِيَهُنَّ أَوْ أَجِيئَهُنَّ بِمِثْلِهِنَّ فَأَحْبَبْتُ أَنْ أَجِيءَ بِامْرَأَةٍ تَقُومُ عَلَيْهِنَّ وَتُصْلِحُهُنَّ قَالَ فَبَارَكَ اللَّهُ لَكَ أَوْ قَالَ لِي خَيْرًا وَفِي رِوَايَةِ أَبِي الرَّبِيعِ تُلَاعِبُهَا وَتُلَاعِبُكَ وَتُضَاحِكُهَا وَتُضَاحِكُكَ و حَدَّثَنَاه قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ نَكَحْتَ يَا جَابِرُ وَسَاقَ الْحَدِيثَ إِلَى قَوْلِهِ امْرَأَةً تَقُومُ عَلَيْهِنَّ وَتَمْشُطُهُنَّ قَالَ أَصَبْتَ وَلَمْ يَذْكُرْ مَا بَعْدَهُ Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dan [Abu Rabi' Az Zahrani]. Yahya mengatakan; Telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari ['Amru bin Dinar] dari [Jabir bin Abdullah] dia berkata; Bahwasanya Abdullah telah meninggal dunia dan meninggalkan sembilan anak perempuan, atau dia berkata; Tujuh. Lantas saya menikah dengan seorang janda. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepadaku "Wahai Jabir, apakah kamu sudah menikah? Dia Jabir berkata; Saya menjawab; Ya. Beliau bertanya kembali "Dengan seorang gadis atau janda?" Dia Jabir berkata; Saya menjawab; Dengan seorang janda, wahai Rasulullah! Beliau bersabda "Kenapa tidak dengan seorang gadis, agar kamu bisa bercumbu rayu dengannya dan dia bisa bercumbu rayu denganmu? -Atau beliau bersabda - Kamu bisa bersenda gurau dengannya dan dia bisa bersenda gurau denganmu?" Dia Jabir berkata; Saya berkata; Sesungguhnya Abdullah ayah Jabir telah meninggal dunia dengan meninggalkan sembilan anak perempuan atau tujuh anak perempuan, dan saya tidak suka jika saya menikah dengan orang yang sepadan dengan mereka, namun saya lebih suka menikah dengan wanita yang bisa mengurus mereka dan bisa membuat mereka baik. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku "Semoga Allah memberkahimu." atau beliau mendo'akan kebaikan kepadaku. Dan dalam riwayatnya Abu Rabi'; "Agar kamu dapat mencumbunya dan dia dapat mencumbumu atau kamu dapat bersenda gurau dengannya dan dia dapat bersenda gurau denganmu." Dan telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Amru] dari [Jabir bin Abdullah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadaku; "Wahai Jabir, apakah kamu telah menikah?" Kemudian dia meyebutkan hadits ini hingga perkataan Jabir; Seorang wanita yang dapat bisa mengurus mereka dan menisir rambut mereka. Beliau bersabda "Kamu benar." Dan dia tidak menyebutkan setelahnya.

kumpulan hadits jabir bin abdullah